myhazmi

Dishonored 2 Unjuk Cara Kreatif Dalam Membunuh

Apa yang membuat seri Dishonored dari Arkane Studios dan Bethesda tumbuh menjadi franchise “muda” yang istimewa? Tak hanya kesempatan untuk menyelami dunia steampunk dengan visualisasi keren saja yang jadi daya tarik, tetapi juga konsep open-world yang memang dieksekusi dengan manis. Walaupun memainkannya dengan stealth menjadi pilihan paling utama, namun sang karakter utama juga dibekali ragam kekuatan yang tak hanya bisa gunakan sendiri, tetapi juga dikombinasikan untuk hasil yang lebih efektif. Kreatif mengkombinasikan skill apa yang cocok akan jadi keasyikan tersendiri, seperti yang diperlihatkan trailer terbaru Bethesdsa untuknya.
Sepertinya halnya di seri pertama, Dishonored 2 juga akan memberikan ruang luas bagi Anda untuk mengkombinasikan beragam skill yang dimiliki oleh 2 karakter utama – Emily dan Corvo untuk menyelesaikan serangkaian misi yang ada. Tak hanya skill saja, meleburnya dengan beragam gadget yang ada juga memungkinkan Anda untuk memiliki keuntungan strategis dalam pertempuran, walaupun kalah jumlah. Perbedaan skill antara Emily dan Corvo juga menjamin gaya bermain yang bervariasi, dan mungkin, meningkatkan level replayability yang ada.

Lewat trailer terbaru, Dishonored 2 memperlihatkan varian skill dan gadget yang bisa dikombinasikan untuk cara membunuh yang lebih efektif.
Lewat trailer terbaru, Dishonored 2 memperlihatkan varian skill dan gadget yang bisa dikombinasikan untuk cara membunuh yang lebih efektif.

Dishonored 2 sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 11 November 2016 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang tak sabar lagi mencicipi game yang satu ini?

Dead Rising Pertama Akan Dirilis untuk Console PS4 dan PC

dead rising2
Kiamat tak selamanya menyeramkan, setidaknya atmosfer seperti inilah yang ditawarkan oleh game action open-world bertema zombie dari Capcom – Dead Rising. Alih-alih takut melawan ribuan mayat hidup yang satu ini, Anda justru diberi kesempatan untuk membabat mereka dengan rangkaian senjata dan kendaraan perang yang terhitung “gila”. Seperti yang kita tahu, Capcom memang tengah mengembangkan Dead Rising 4 yang akan kembali membawa sosok Frank West untuk PC berbasis Windows 10 dan Xbox One di masa depan. Namun ternyata, seri keempat ini bukan satu-satunya yang tengah mereka kerjakan. Dua seri klasik franchise ini juga akan dirilis ulang.
Benar sekali, mengamini rumor yang sempat beredar selama beberapa hari terakhir ini , Capcom akhirnya mengumumkan rilis ulang seri klasik Dead Rising untuk platform gaming saat ini. Mereka tengah mempersiapkan Dead Rising pertama untuk Playstation 4, Xbox One, dan PC, serta Dead Rising 2 dan Dead Rising 2: Off the Record untuk Playstation 4 dan Xbox One. Sayangnya belum ada detail apakah kedua proyek ini akan berakhir “sekedar” sebuah proyek HD Remaster atau Remake dengan menggunakan engine terbaru. Capcom berjanji untuk berbagi lebih banyak informasi dalam waktu dekat ini.
Dead Rising 1 dan 2 akan dirilis untuk platform generasi saat ini.
Dead Rising 1 dan 2 akan dirilis untuk platform generasi saat ini.

Dead Rising dan Dead Rising 2 dengan kualitas visual generasi saat ini? Yes, please..

Spesifikasi PC untuk game ABZU!

abzu1
Dari semua game yang sempat diperkenalkan kepada gamer di ajang E3 2016 kemarin, ABZU memang menjadi salah satu game yang tampil paling menawan. Tak ada darah, tak ada mutilasi, bahkan tak ada konten kekerasan sekecil apapun di dalamnya. Jika Anda bertanya, dimana daya tariknya? Anda bisa melihat ABZU sebagai sebuah game eksperimental dengan cita rasa unik yang mungkin tak pernah Anda temukan di game manapun. Namun jika harus menyimpulkan satu alasan untuk mengantisipasinya, maka nama Matt Nava yang mengikutinya cukup untuk menjadi motif yang kuat.
Siapa itu Matt Nava? Ia adalah art director untuk dua game eksperimental dengan pendekatan visual yang mengagumkan – Flower dan Journey yang sempat dirilis eksklusif untuk platform Playstation. Kini di bawah developer Giant Squid Studios, Nava sepertinya tak kehilangan sentuhan magisnya sama sekali. Seperti namanya, AB yang berarti laut dan Zu yang berarti “berusaha mengetahui”, ABZU akan menawarkan kesempatan untuk mengeksplorasi dalamnya dan indahnya lautan dan ekosistemnya dengna format gameplay. Berita baiknya? Gamer PC juga akan kedatangan game yang satu ini:
ABZU akan dirilis tanggal 2 Agustus 2016 mendatang.

Minimum Requirements

  • OS: Windows 7, 64-bit
  • Processor: 2.4GHz CPU Quad Core
  • Memory: 8 GB RAM
  • Graphics: Geforce GTX 660 / Radeon HD 7850
  • DirectX: Version 11
  • Storage: 6 GB available space
  • Sound Card: DirectX compatible sound card
ABZU sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 2 Agustus 2016 mendatang untuk Playstation 4 dan PC. Tertarik?

Spesifikasi PC untuk game ReCore!

Apakah ia akan berakhir menjadi sebuah game yang kita inginkan, atau berakhir mengecewakan? Memang tak adil untuk melihat potensi sebuah proyek game dengan sekedar berkaca pada kualitas produk seperti apa yang ditelurkan sang developer sebelumnya. Benar sekali, kita tengah membicarakan game terbaru dari Microsoft yang diklaim akan memuat cita rasa Metroid di dalamnya – ReCore. Seperti yang kita tahu, ReCore dikembangkan oleh Comcept dan Keiji Inafune – dua “aktor” di belakang Mighty No.9 yang menjadi sumber kekecewaan untuk banyak gamer. Tak lagi sekedar untuk Xbox One, gamer PC juga akhirnya bisa menikmatinya.
Seperti game-game Xbox One yang lain, Microsoft juga merilis ReCore untuk PC berbasis Windows 10. ReCore akan membawa Anda perjalanan sang karakter utama bernama – Joule Adams bersama dengan teman robotnya, sekelompok Corebot yang masing-masing akan memiliki perannya sendiri-sendiri. Di sebuah dunia berbahaya bernama Far Eden, Joule mengemban tugas berat untuk menyelamatkan umat manusia. Tertarik mencicipinya di PC? Microsoft akhirnya merilis spesifikasi PC resmi untuk menjalankannya:

ReCore akan dirilis di 13 September 2016 mendatang.

Minimum Requirements

  • OS: Windows 10
  • Architecture: x64, X64
  • DirectX: Version 11
  • Memory: 8 GB
  • Video Memory: 2 GB
  • Processor: Intel Core i5-4460, 2.70GHz atau AMD FX-6300
  • Graphics: NVIDIA GeForce GTX 660 atau AMD Radeon R7

Recommended Requirements

  • OS: Windows 10
  • Architecture: x64, X64
  • DirectX: Version 11
  • Memory: 16 GB
  • Video Memory: 4 GB
  • Processor: Intel Core i5 45690, 3.9 GHz atau AMD Setara
  • Graphics: NVIDIA GeForce GTX 970 or AMD Radeon R9
ReCore akan diriils pada tanggal 13 September 2016  mendatang untuk Xbox One dan PC berbasis Windows 10. Belum ada kejelasan apakah seperti Quantum Break, ia akan berakhir dirilis untuk Steam atau tidak. Bagaimana dengan Anda sendiri? Tertarik dengan game terbaru Inafune yang satu ini?

Developer Quantum Break Mulai Kerjakan Game Baru

remedy entertainment
Remedy Entertainment memang pantas menyandang predikat sebagai salah satu developer game shooter terbaik di dunia, apalagi dengan kemampuan mereka untuk membungkusnya dengan cerita solid yang menarik. Tak percaya? Lihat saja karya magis yang mereka racik via Max Payne di masa lalu, atau produk lebih “baru” seperti Alan Wake dan Quantum Break. Satu yang pasti, dengan popularitas yang kian meninggi, kita tak akan berakhir melihat sepak terjang Remedy di masa depan. Dalam wawancaranya dengan situs gaming – GameInformer, salah satu petinggi Remedy mengkonfirmasikan bahwa mereka tengah mengerjakan sebuah game baru.
Remedy saat ini tengah sibuk mengerjakan dua proyek terpisah, ungkap Thomas Puha –  Head of Communications mereka sendiri. Proyek pertama, seperti yang sempat dikonfirmasikan sebelumnya, akan berkaitan dengan game shooter dari Korea – CrossFire 2. Seperti yang kita tahu, Remedy akan bertanggung jawab untuk mode cerita  game tersebut. Satunya lagi? Sebuah game baru yang belum mereka umumkan ke publik. Untuk game kedua ini, mereka akui masih berada di batas konsep. Prototype sudah tersedia dan mereka mulai menawarkan game ini ke beberapa publisher, walaupun tak ada detail lebih lanjut.
Selain tengah mengerjakan mode cerita untuk CrossFire 2, Remedy mengaku sudah memiliki prototype sebuah game baru lain yang mulai mereka tawarkan ke publisher-publisher lain.
Selain tengah mengerjakan mode cerita untuk CrossFire 2, Remedy mengaku sudah memiliki prototype sebuah game baru lain yang mulai mereka tawarkan ke publisher-publisher lain.

Apakah proyek kedua ini akan berakhir menjadi game action shooter yang lain? Ataukah mengakar dari franchise yang sudah dirilis oleh Remedy sebelumnya? Kita tunggu saja.

Assassin’s Creed Baru Tak Pasti Rilis 2017

Assassins-Creed-Syndicate-jagatplay-176-600x338
Menjadikan sebuah franchise raksasa menjadi game rilis tahunan memang sebuah tindakan yang beresiko. Popularitas memang bisa menjamin bahwa mereka akan laris manis di pasaran di beberapa tahun awal kebijakan ini berjalan. Namun perlahan tapi pasti, apalagi jika developer tak mampu menawarkan perbedaan yang signifikan di setiap seri yang ada, franchise seperti ini mudah berakhir monoton. Tak percaya? Lihat saja apa yang terjadi dengan Call of Duty atau game open world racikan Ubisoft, Assassin’s Creed. Plot yang kian tak jelas, karakter yang tak lagi memorable, mekanik yang tak banyak berbeda, hingga beragam masalah teknis membuat franchise ini “turun kelas”. Cukup untuk membuat Ubisoft akhirnya memutuskan untuk membuang status rilis tahunan tersebut.
Tak ada game Assassin’s Creed baru tahun ini, walaupun Ubisoft menggantinya dengan proyek Remaster dan film adaptasi yang terlihat solid sejauh ini. Namun menariknya lagi? Bisa jadi, tak ada pula Assassin’s Creed untuk tahun 2017 mendatang. Dalam wawancara terbarunya, CEO Ubisoft – Yves Guillemot menyebut bahwa mereka tak menargetkan 2017 sebagai waktu untuk rilis seri terbaru. Mereka akan menggunakan waktu sebanyak yang mereka mau dan butuh untuk membawa seri ini ke level yang baru, untuk menawarkan pengalaman fantastis yang belum pernah ada sebelumnya.
Ubisoft menyebut bahwa Assassin's Creed akan kembali jika ia memang sudah siap. Jadi ada kemungkinan, tak akan ada seri terbaru tahun depan.
Ubisoft menyebut bahwa Assassin’s Creed akan kembali jika ia memang sudah siap. Jadi ada kemungkinan, tak akan ada seri terbaru tahun depan.

Guillemot menyebut bahwa seri terbaru ini punya potensi yang besar untuk menjadi titik revolusi Assassin’s Creed itu sendiri. Jadi kapan ia akan kembali? Ia hanya menegaskan bahwa Assassin’s Creed akan kembali jika memang sudah siap, tanpa target waktu.
Jadi, untuk sementara ini, tak ada yang bisa dipastikan bahwa kita akan bertemu kembali dengan Assassin’s Creed tahun depan. Ia bisa berakhir baru meluncur kembali di 2018 atau bahkan, lebih jauh dari itu. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang sudah merindukan Assassin’s Creed saat ini?

Spesifikasi PC untuk Civilization VI !

civ-vi1
Jika kita berbicara soal game terefektif untuk membuat Anda melewati hari tanpa disadari, maka nama Civilization akan masuk sebagai salah satu kandidat terkuat. Gameplay super adiktif, mekanik yang punya banyak elemen untuk dikuasai, dan ragam strategi yang bisa Anda lakukan untuk memenangkan persiangan membuat mata Anda akan sulit untuk lepas dari layar komputer. Politik, perang terbuka, atau mendominasi secara budaya? Anda akan terus menekan klik mouse Anda untuk turn selanjutnya, hingga tak sengaja, melewatkan waktu tidur Anda yang berharga. Entah terhitung berita baik atau tidak, namun Anda yang sempat melakukan hal tersebut di seri kelima ini akan berkesempatan untuk merasakannya kembali di seri keenam yang tinggal menghitung waktu rilis.
Bersiaplah untuk mengorbankan waktu tidur Anda di bulan Oktober 2016 mendatang karena Civilization 6 akhirnya akan dirilis! Walaupun tak menawarkan peningkatan visual yang bisa dibilang  signifikan, namun sang developer –  Firaxis menjanjikan beberapa perubahan signifikan di sisi gameplay yang akan membuatnya jauh lebih adiktif. Dalam post di forum Steam resmi mereka, 2K juga menjamin bahwa mereka sudah melakukan optimalisasi sebaik mungkin di seri ini, memungkinkannya untuk berjalan baik di konfigurasi-konfigurasi PC yang berbeda. Pertanyaannya kini, mampukah PC Anda menanganinya?
Bagaimana dengan PC Anda? Sudah siap menangani Civilization VI ini di kualitas terbaik?

Bagaimana dengan PC Anda? Sudah siap menangani Civilization VI ini di kualitas terbaik?

Minimum Requirements

  • OS: Windows 7 64bit / 8.1 64bit / 10 64bit
  • PROCESSOR: Intel Core i3 2.5 Ghz or AMD Phenom II 2.6 Ghz or greater
  • MEMORY: 4 GB RAM
  • HARD DRIVE: 12 GB or more
  • DVD-ROM: Required for disc-based installation
  • VIDEO CARD: 1 GB DirectX 11 Video Card (AMD 5570 or nVidia 450)

Recommended Requirements

  • OS: Windows 7 64bit / 8.1 64bit / 10 64bit
  • PROCESSOR: Fourth generation Intel Core i5 2.5 Ghz or AMD FX8350 4.0 Ghz or greater
  • MEMORY: 8 GB RAM
  • HARD DRIVE: 12 GB or more
  • DVD-ROM: Required for disc-based installation
  • VIDEO CARD: 2 GB DirectX 11 Video Card (AMD 7970 or nVidia 770 or greater)
Civilization VI sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 21 Oktober 2016 mendatang. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang siap untuk menghabiskan waktu dengan seri terbaru ini?